10 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Membeli Laptop Baru atau Bekas

Graha Fams mau beli laptop baru atau bekas? Jangan asal pilih ya. Laptop itu ibarat investasi jangka panjang yang bakal nemenin kamu buat kerja, kuliah, sampai hiburan sehari-hari. Supaya nggak salah beli dan akhirnya nyesel, ada beberapa hal penting yang wajib kamu perhatiin dulu sebelum memutuskan bawa pulang laptop incaran. Yuk, simak panduan lengkapnya!
1. Tentukan Kebutuhan Utama Kamu
Sebelum bingung pilih merek atau model, coba tanya dulu: laptop ini bakal dipakai buat apa?
- Kerja kantoran → cukup laptop dengan prosesor hemat daya + RAM standar.
- Gaming / desain grafis → butuh prosesor kenceng, GPU khusus, RAM besar, dan layar kece.
- Mahasiswa / pelajar → laptop ringan, simpel, dan baterai awet.
2. Perhatikan Spesifikasi Teknis
Spesifikasi = nyawa laptop. Kalau salah pilih, siap-siap kesal sendiri. Yang perlu dicek:
- Prosesor (CPU): pilih yang terbaru kayak Intel i5/i7 atau AMD Ryzen.
- RAM: minimal 8GB biar multitasking lancar.
- Storage: SSD jauh lebih ngebut dari HDD. Idealnya 512GB ke atas.
- GPU (VGA): penting banget buat gaming, desain, atau editing.
3. Lihat Kondisi Fisik (Khusus Laptop Bekas)
Kalau beli second, jangan cuma lihat casing kinclong. Cek juga:
- Engsel layar kokoh atau udah goyang?
- Keyboard & touchpad normal semua tombolnya?
- Layar bebas dari dead pixel?
- Semua port (USB, HDMI, audio) berfungsi?
4. Tes Baterai dan Ketahanannya
Laptop baru biasanya aman. Tapi kalau bekas, wajib dites: cabut charger, lihat baterainya cepat habis atau nggak. Baterai soak = mobilitas terganggu.
5. Pastikan Sistem Operasi & Lisensi Ori
Pilih laptop dengan OS asli (Windows/macOS). Lisensi resmi = aman, bisa update, dan nggak bikin pusing. Kalau second, cek lisensinya masih aktif atau enggak.
Baca juga artikel lainnya : SSD vs HDD: Mana yang Lebih Aman untuk Simpan Data Jangka Panjang?
6. Garansi & Layanan Purna Jual
Laptop baru biasanya dapat garansi 1–2 tahun. Kalau bekas, pastikan masih ada sisa garansi atau minimal garansi toko 1–3 bulan. Ini penting kalau tiba-tiba ada masalah.
7. Bandingkan Harga Pasar
Jangan gampang tergoda harga murah banget. Bandingkan dulu di beberapa toko/marketplace. Untuk second, harga normal biasanya 30–50% lebih rendah dari baru, tergantung usia & kondisi.
8. Bisa Upgrade & Suku Cadang Gampang Dicari
Cari laptop yang RAM dan storage-nya bisa di-upgrade. Pastikan spare part gampang ditemuin di Indonesia, biar nggak ribet kalau mau upgrade atau ada yang rusak.
9. Tanyakan Riwayat Laptop (Kalau Bekas)
Laptop second harus jelas asal-usulnya. Tanyakan:
- Dipakai buat kerja ringan atau berat?
- Pernah diservis besar?
- Ada kerusakan hardware nggak?
10. Uji Coba Langsung
Jangan cuma lihat tampilan luar. Coba nyalain laptop:
- Booting cepat atau lemot?
- WiFi, webcam, speaker oke?
- Semua port berfungsi?
- Coba buka banyak aplikasi, ada ngelag atau enggak?
Beli laptop baru maupun bekas memang harus teliti, Graha Fams. Jangan cuma tergiur harga. Fokuslah pada kebutuhan, spesifikasi, kondisi fisik, baterai, dan garansi. Kalau beli second, pastikan riwayat pemakaian jelas dan lakukan tes langsung sebelum dibawa pulang.
Dengan memperhatikan 10 hal di atas, kamu bisa mendapatkan laptop yang sesuai kebutuhan, awet, dan pastinya nggak bikin nyesel.
Dan bila perusahaan atau instansi kamu membutuhkan penyewaan laptop dalam jumlah besar, kami juga siap membantu dengan perangkat berkualitas, dukungan teknis, serta layanan profesional yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan operasionalmu.

Yuk, hubungi Graha Karya Informasi untuk jasa IT terbaik !
Phone : 021-30066518
WA : 0821-3018-2884
Email : sales@grahakarya.com
Instagram : @grahakaryainformasipt